Daftar Sekarang

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Login

Daftar Sekarang

Gunakan FORM PENDAFTARAN INI! jika anda gagal mendaftarkan diri anda menggunakan tombol Create an account di bawah. Dengan mendaftar di YANA, maka anda telah menyetujui Syarat dan Ketentuan sebagai Anggota dan Penggunaan Sistem yang disediakan.

LGBT dan LBH Jakarta

Beberapa waktu yang lalu, kami berkesempatan mewawancarai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Alghiffari Aqsa. LBH Jakarta selama ini cukup banyak membantu LGBT baik secara individu ataupun organisasi untuk mendapatkan perlindungan hukum. Nah, memang tidak bisa dipungkiri meningkatnya pemberitaan terhadap LGBT di tahun 2016 juga meningkatkan kabar-kabar diskriminasi yang kita dengar. Mungkin wawancara ini bisa bermanfaat buat kamu atau temanmu, yuk dibaca.

 

Apa landasan LBH Jakarta membantu teman-teman LGBT?

Landasan kami adalah berdasarkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dan kemanusiaan. Di mana setiap orang sama dan harus diperlakukan secara adil dan tanpa diskriminasi. LGBT adalah manusia sama seperti yang lainnya. Tidak boleh ada perbedaan ataupun tindakan yang menyebabkan hidup mereka menjadi lebih buruk dari orang lainnya. Mereka menghadapi masalah-masalah ketidak adilan yang sangat serius seperti pengucilan, sulit mendapatkan akses pekerjaan dan pendidikan yang layak dan sering kali menjadi korban kekerasan. Dalam proses hukum, mereka sering kali mendapatkan perlakukan yang merendahkan martabat manusia. Apa yang mereka alami di lingkungannya, itu adalah ketidak adilan yang harus diintervensi oleh LBH. Meski itu berat, LBH dianggap Pro LGBT ataupun bertentangan dengan semangat ajaran agama, namun prinsip kerja kami adalah kemanusiaan dan HAM.

 

Pernahkah ada kasus seputar LGBT yang didampingi oleh LBH Jakarta?

Kami setiap saat sangat terbuka untuk menerima laporan kasus dari teman-teman LGBT yang membutuhkannya. Di tahun 1977, kami pernah mendampingi kasus permohonan kasus ganti kelamin atas nama Vivian, seorang transwomen. Kasus tersebut dikabulkan oleh pengadilan. Vivian diakui sebagai perempuan setelah operasi dan melakukan permohonan ganti kelamin. Ada juga kami mendampingi kasus penembakan waria di Taman Lawang. Kita selalu bermitra dengan Arus Pelangi dan organisasi-organisasi lainnya. Ketika ada kasus kita diajak untuk berdiskusi dan memberikan saran untuk mereka.

 

Namun, kami tidak hanya melakukan pendampingan hukum. Kami juga melakukan pemberdayaan untuk LGBT seperti memberikan pelatihan advokasi dan para legal. Tujuannya adalah agar mereka bisa mandiri dalam pembelaannya, tahu hak-hak, advokasi dan bekerja secara mandiri dalam melakukan pendampingan. Kantor LBH Jakarta juga tempat yang aman untuk melakukan acara-acara bertemakan LGBT tanpa khawatir untuk dibubarkan oleh polisi ataupun kelompok intoleran.

 

Bentuk-bentuk pelanggaran HAM apa saja yang terjadi di kalangan teman-teman LGBT yang pernah dilaporkan ke LBH Jakarta?

Di antaranya adalah kebebasan berekspresi, pembubaran kegiatan-kegiatan padahal itu dilindungi Undang-Undang kita untuk melakukan pengembangan diri. Hal lainnya seperti adanya pelanggaran untuk mendapatkan proses peradilan yang adil. Teman-teman LGBT sering kali mendapatkan perlakukan tidak adil ketika mengalami proses di kepolisian seperti ditelanjangi.

 

Apakah tren kasusnya meningkat dari tahun ke tahun?

Kasus-kasus yang melapor ke LBH Jakarta tidak begitu banyak, tapi kami melihat homofobia itu meningkat. Ini bisa dilihat dari pembubaran-pembubaran yang terjadi. Di awal tahun 2016 kemarin, menjadi titik balik dari apa yang sudah dilakukan oleh teman-teman LGBT selama puluhan tahun. Ada banyak sentimen negatif terhadap LGBT dari mayoritas masyarakat dan pejabat publik seperti pemblokiran situs-situs LGBT hingga Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi dalam memidanakan homoseksualitas. LBH Jakarta melihat apa yang dihadapi LGBT sekarang jauh lebih mencekam dari tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya yang dihadapi adalah aparatur kepolisian dan kelompok-kelompok intoleran. Tapi sekarang ditambahkan dengan masyarakat yang lebih luas, institusi pemerintah dan penegak hukum.

 

Bagaimana mekanisme bantuan dari LBH Jakarta untuk teman-teman LGBT yang membutuhkannya?

Jika ada kasus yang memerlukan pendampingan dari LBH Jakarta, bisa datang ke kantor LBH Jakarta. Kami membuka desk pengaduan dari jam 09.00 – 15.00. Namun, kami menyarankan teman-teman yang sudah mengenal organisasi-organisasi LGBT, bisa berkonsultasi dahulu dengan mereka. Sedangkan yang belum berorganisasi, maka ada baiknya menjadi anggota dari organisasi tersebut. Organisasi-organisasi LGBT bisa cukup membantu teman-teman LGBT dalam hal ini. Biasanya, organisasi-organisasi tersebut jika membutuhkan nasihat hukum akan datang ke LBH Jakarta.

 

Kami tidak memungut biaya untuk pengaduan dan proses dampingan hukum ini. Pengacara yang kami sediakan adalah gratis. Ini murni bantuan hukum gratis untuk semua elemen masyarakat. LBH Jakarta mendapatkan dana dari publik, sedikit dari APBN, dari donor, SIMPUL atau dana publik yang disumbang ke LBH Jakarta. Anggota LBH Jakarta yang tergabung dalam SIMPUL juga memberikan sumbangan.

 

Pesan singkat untuk teman-teman LGBT?

Saya memiliki beberapa pesan, pertama bergabunglah dengan organisasi LGBT. Ini penting untuk meningkatkan solidaritas kelompok LGBT dan individu. Penting bagi setiap orang yang saat ini didiskriminasi memiliki supporting group. Kedua, saya rasa perjuangan pemenuhan HAM LGBT butuh konsistensi jangka panjang karena ini perjuangan yang butuh bertahun-tahun dan daya tahan yang luar biasa. Ketiga, sentimen negatif di masyarakat saya rasa itu muncul karena ketidak pahaman SOGIE (Sexual Orientation, Gender Identitiy and Expression) dan LGBT. Maka perlu diperluas kampanye persuasif yang mendorong kesadaran masyarakat mengenai LGBT dan hak-hak LGBT. Keempat, mendorong teman-teman untuk aktif dalam perjuangan HAM dan advokasi. Tidak hanya pasif. Kelima, bagi yang butuh pertolongan darurat, saya rasa Arus Pelangi memiliki sistem pelindungan yang baik dan LBH Jakarta siap membantu menjadi mitra untuk teman-teman yang membutuhkan, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun. (Fai)

Reaksi kamu buat postingan ini?
  • Kagum
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

About imamieMulai Gaul


Follow Me