Daftar Sekarang

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Login

Daftar Sekarang

Gunakan FORM PENDAFTARAN INI! jika anda gagal mendaftarkan diri anda menggunakan tombol Create an account di bawah. Dengan mendaftar di YANA, maka anda telah menyetujui Syarat dan Ketentuan sebagai Anggota dan Penggunaan Sistem yang disediakan.

Bila Kamu Ditangkap Polisi

Bila Kamu ditangkap Polisi
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari penangkapan sewenang-wenang

Penangkapan 141 orang di Atlantis Gym Mei lalu masih belum hilang dari benak kita, tidak hanya itu tapi juga kita banyak melihat di media kawan-kawan kita yang ditangkap, digerebek, dan acara nya dibubarkan oleh pihak kepolisian. Untuk itu ada baiknya kita bisa memahami prosedur kalau saja polisi melakukan penangkapan secara tidak terduga. Kita sebaiknya tahu hak-hak apa saja yang bisa kita dapat saat kita ditangkap polisi, dan apa saja kewajiban-kewajiban yang harus ditunjukkan/dilaksanakan oleh polisi.

Ada prinsip dan standar Hak Asasi Manusia (HAM) yang wajib dilaksanakan polisi dalam setiap penyelenggaraan tugasnya, termasuk dalam hal melakukan penangkapan terhadap tersangka tindak pidana. Untuk itu, ada hal hal yang harus kita perhatikan saat terjadi penangkapan.

Syarat seseorang bisa di tangkap:
1. Penangkapan wajib didasarkan pada bukti permulaan yang cukup
Tidak ada keterangan yang jelas dalam KUHAP hingga dalam praktek bukti permulaan yang cukup didasarkan pada penilaian penyidik, karena nya sulit untuk membantah tentang syarat penangkapan seseorang. Tentunya kita harus berani membantah bila penangkapan dilakukan sewenang wenang dan tanpa alasan sama sekali dan bukan untuk kepentingan penyelidikan/penyidikan.
2. Tidak menggunakan kekerasan
Setiap petugas/anggota Polri dilarang melakukan penyiksaan tahanan atau terhadap orang yang disangka terlibat dalam kejahatan. Hal ini juga berkaitan dengan salah satu hak yang dimiliki oleh tahanan, yaitu bebas dari tekanan seperti; diintimidasi, ditakut-takuti dan disiksa secara fisik.
3. Melengkapi penangkapan dengan surat perintah penangkapan
Pelaksanaan tugas penangkapan dilakukan oleh petugas kepolisian dengan memperlihatkan surat tugas serta memberikan kepada tersangka surat perintah penangkapan yang mencantumkan identitas tersangka dan menyebutkan alasan penangkapan serta uraian singkat perkara kejahatan yang dipersangkakan serta tempat ia diperiksa.

Siapa saja yang bisa menangkap?
1. Penyidik, yaitu:
Pejabat polisi negara RI yang minimal berpangkat Ipda.
2. Penyidik pembantu, yaitu :
• Pejabat kepolisian negara RI dengan pangkat minimal Brigadir dua.
• Pejabat pegawai negeri sipil di lingkungan kepolisian negara RI yang minimal berpangkat Pengatur Muda (Golongan II/a atau yang disamakan dengan itu).
3. Penyelidik (setiap pejabat polisi negara RI) atas perintah penyidik.

INGAT!
Karenanya, di luar aparat di atas tidak berhak untuk menangkap.

Kapan saja kamu bisa ditangkap?
1. Tertangkap tangan yaitu tertangkap saat kamu sedang atau segera sesudah beberapa saat melakukan tindak pidana.
2. Tertangkap biasa yaitu ditangkap dengan surat penangkapan.

Apa yang harus kamu lakukan bila akan ditangkap (bukan tertangkap tangan)?
1. Minta surat tugas dari petugas kepolisian yang akan menangkap kamu.
2. Minta surat perintah penangkapan.
3. Teliti surat perintah penangkapan, harus ada: identitas tersangka, alasan penangkapan, uraian singkat kejahatan yang disangkakan dan tempat diperiksa.
4. Jangan takut untuk menolak penangkapan bila ada salah satu hal di atas yang tidak ada.
JANGAN PERCAYA! Bila ada petugas kepolisian yang tidak membawa surat mengatakan hanya akan membawa kamu sebentar ke kantor polisi. Biasanya, begitu sampai di kantor polisi kamu akan langsung ditangkap bahkan ditahan dan tidak diizinkan pulang kembali.

INGAT!
KELUARGA BERHAK
untuk mendapat tembusan surat penangkapan.

Bila kamu tertangkap tangan?
1. Tidak perlu menanyakan surat perintah karena penangkapan dalam hal tertangkap tangan dibolehkan tanpa surat perintah.
2. Perhatikan baik-baik saat kamu diserahkan ke kantor polisi karena penangkap harus menyerahkan barang bukti yang ada.

Setelah ditangkap kamu berhak?
1. Minta untuk menghubungi dan didampingi pengacara (kamu wajib didampingi pengacara).
2. Segera diperiksa oleh penyidik dan selanjutnya dapat diajukan kepada penuntut umum. Seringkali polisi menunda-nunda untuk memeriksa dan hanya membiarkan tersangka setelah melakukan penangkapan. Hal ini sebetulnya merupakan pelanggaran hak tersangka dan penyiksaan dalam bentuk yang paling lembut.
3. Minta untuk dilepaskan bila telah lewat 1 x 24 jam.
4. Diperiksa tanpa tekanan seperti diintimidasi, ditakut-takuti dan disiksa secara fisik atau dilecehkan secara seksual.

Bisakah mempermasalahkan penangkapan?
Bisa! Tuntutan dapat diajukan lewat praperadilan.
1. Kamu bisa mempermasalahkan sah atau tidaknya penangkapan.
2. Kamu bisa menuntut ganti rugi karena penangkapan yang dilakukan polisi dengan alasan :
• Penangkapan tanpa alasan yang berdasarkan peraturan perundang-undangan.
• Salah tangkap orang.
• Penangkapan yang tidak sesuai prosedur.

Semoga bermanfaat dan stay strong!
You are not alone

Penulis: Ryan Korbarri
Sumber:
http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt560b4bb076c30/hal-yang-wajib-diperhatikan-saat-polisi-melakukan-penangkapan#_ftn4
Buku Saku Hak-hak Tersangka Dalam KUHAP (Terbitan LBH Jakarta)

Reaksi kamu buat postingan ini?
  • Kagum
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut

About the AuthorMulai Gaul